Getah Perca Tjipetir, Ironi Bahan Baku Kedokteran Gigi

Oleh : Kosterman Usri
Kepala Departemen Material FKG Universitas Padjadjaran

Dentamedia No.1 Vol. 22 : Januari-Maret 2018

Film pendek di Youtube itu berdurasi 3 menit 6 detik, judulnya cukup membuat penasaran "The Tjipetir Mystery". Film dibuat secara profesional oleh Ramlo Production di Paris pada tahun 2013. Alkisah, selama100 tahun terakhir orang-orang di pantai Inggris dan Eropa Utara kerap menemukan blok seukuran laptop terdampar dipantai. Blok berwarna putih kusam, ketika disentuh kenyal seperti karet namun juga keras seperti kayu, dan yang paling mencolok, pada blok tersebut diterakan cap merek "Tjipetir". 
Selengkapnya...

Pasien Kini Berani Melawan Dokter

Oleh : Gelar S. Ramdhani
Mahasiswa Profesi FKG Universitas Baiturrahmah

Dentamedia No.3 Vol. 21 : Juli - September 2017

Menarik sekali memperhatikan opini masyarakat akhir-akhir ini seputar dunia kesehatan. Bermula dari dugaan masyarakat tentang adanya rumah sakit yang menelantarkan pasien miskin, beberapa bulan lalu, kemudian dibantah rumah sakit yang menyatakan pelayanan yang diberikan sudah sesuai prosedur dan peraturan yang berlaku, kemudian berita tersebut menjadi semakin hangat, hingga pada akhirnya berevolusi menjadi “raksasa” opini publik yang semakin hari semakin hangat diperbincangkan.
Selengkapnya...

Adakah Material Kedokteran Gigi Buatan Indonesia?

Oleh : Kosterman Usri
Staf Pengajar FKG Universitas Padjadjaran

Dentamedia No.2 Vol.21 : April-Juni 2017

Dalam banyak kesempatan, anjuran untuk menggunakan produk buatan dalam negeri kerap digaungkan, tak ketinggalan untuk produk material kedokteran gigi. Namun yang menjadi masalah adalah "adakah material kedokteran gigi buatan Indonesia yang bisa dibeli di pasaran?" Perkembangan bahan atau material kedokteran gigi sungguh luar biasa, dalam setiap pameran kita disuguhkan aneka macam produk yang kuantitasnya semakin banyak dan juga  kualitasnya semakin baik. Namun mencari produk buatan Indonesia diantara sekian banyak barang yang dijajakan laksana mencari jarum dalam tumpukan jerami.
Selengkapnya...

Sertifikat Kompetensi

Oleh : Freddy Ferdiansyah W.
Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia

Dentamedia No. 3 Vol. 20 : Juli-September 2016

Suatu pagi saya mendapat pesan instan melalui whatsapp dari adik kelas yang sudah lama tidak kontak. Singkat cerita, dia menanyakan tata alur perpanjangan Surat Tanda Registrasi. Setelah dijelaskan timbul pertanyaan, “oh jadi selain perpanjang STR,  kita harus juga memperbaharui Sertifikat Kompetensi  ya kak?" Bagaimana caranya?”. Rupanya masih ada yang belum tahu apa itu Sertifikat Kompetensi.
Selengkapnya...

Seminar Dokter Gigi yang Kesepian

Oleh : Maya Rahim Elqomary
Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan

Dentamedia No. 2 Vol 20 : April - Juni 2016

Dua bulan terakhir ini saya mengikuti dua seminar di dua kota yang berbeda. Dua seminar tersebut yang satu berskala lokal, sementara yang satunya lagi berskala internasional dengan banyak pembicara asing dari berbagai negara. Ada hal menarik dari kedua seminar tersebut yaitu sepinya seminar, terlihat dari banyaknya kursi yang kosong.
Selengkapnya...

Dokter Gigi Perlu Menguasai Seni Memimpin

Oleh : Veni Takarini
Dokter Gigi Indonesia sedang belajar di London

Dentamedia No. 2 Vol. 19 : April-Juni 2015

Umumnya dokter gigi bekerja secara mandiri di ruang praktek yang terbatas, tetapi setelah prakteknya berkembang atau karena mendapat jabatan ia menjadi tidak lagi bekerja sendiri, saat inilah dokter gigi perlu menguasai seni memimpin. Banyak definisi pemimpin, tetapi secara sederhana pemimpin adalah seseorang yang memiliki pengikut, baik karena hubungan kerja maupun karena hubungan sosial. Bagi yang menjadi pemimpin karena hubungan kerja seperti kepala kantor atau ketua organisasi, situasinya menjadi mudah karena ia dijadikan pemimpin yang didukung oleh suatu aturan tetapi bagi pemimpin sosial atau informal menjadi sulit karena tidak ada aturan yang memaksa orang lain untuk menjadi pengikutnya.
Selengkapnya...

Buah Simalakama JKN BPJS-Kesehatan

Oleh : Ronny Baehaqi
Dokter Gigi RS dr. Soetomo Surabaya

Dentamedia No. 1 Vol. 19 : Januari - Maret 2015

Akhir tahun 2013 sudah dihembuskan isu tentang pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang digawangi oleh BPJS-Kesehatan alias PT Askes (Persero) yang berganti baju. Dari sisi ini saja sudah dapat diprediksi apa yang akan terjadi, terutama untuk bidang kesehatan gigi dan mulut. Sudah bukan rahasia, kalau perlakuan Askes  terhadap bidang kedokteran gigi sangat minor, dari sejak lama Askes menghitung utilitas pelayanan keseha-tan gigi hanya 0,2%, dan pola ini tidak berubah sampai tahun 2013.
Selengkapnya...

Peran Dokter Gigi dalam DVI di Indonesia

Oleh : Nadia Faradiba
Mahasiswa Profesi FKG Unpad

Dentamedia No. 2 Vol. 18 : April - Juni 2014

Pernah dengar istilah DVI?  Istilah ini mulai populer saat terjadi kecelakaan pesawat Sukhoi di Gunung Salak, Bogor. Tim DVI Indonesia disebut-sebut sebagai salah satu pihak yang turut dalam operasi SAR pada kecelakaan tersebut, apa sebenarnya DVI? Disaster Victim Identification (DVI) sejatinya adalah sebuah prosedur yang sesuai dengan namanya digunakan untuk mengidentifikasi korban bencana yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan ilmiah dan prosedurnya ini sesuai dengan acuan dari Interpol dan DVI Guidelines.
Selengkapnya...

Bagaimana FKG Mendidik Kita

Oleh : Putri R. Sukamto
Dokter Gigi di Sukabumi

Dentamedia No. 3 Vol. 17 : Juli-September 2013

"...pendidikan memang bukan segalanya, tetapi segalanya berasal dari pendidikan...". Jika diibaratkan bangsa kita adalah sebuah bangunan, maka pendidikan adalah salah satu pilar yang turut mengokohkan bangunan Indonesia. Bagaimana tidak, untuk mengawali suatu perubahan, suatu prestasi, suatu kemajuan kita membutuhkan proses pendidikan.
Selengkapnya...

Konsep Dokter Gigi Pelayanan Primer

Oleh : Iwan Dewanto
Direktur RSGM Universitas Muhamaddiyah Yogyakarta

Dentamedia No. 2 Vol. 12 : April - Juni 2013

Istilah Dokter Gigi Pelayanan Primer akhir-akhir ini santer dibicarakan terkait dengan rencana pemerintah untuk mulai menjalankan Sistem Jaminal Sosial Nasional (SJSN) mulai 1 Januari 2014, di kalangan praktisi dokter gigi istilah ini kerap dikaitkan dengan besaran kapitasi yang akan diterima bila SJSN telah berjalan Saat ini, pola pelayanan kesehatan yang terjadi sebenarnya  berkonsep “paradigma sakit”. Bayangkan apabila seorang dokter gigi membuka praktek mandiri dan ternyata belum ada pasien yang datang, dalam benaknya, pastilah mengharapkan adanya kunjungan pasien.  Namun bagaimana jika ternyata selama beberapa hari tempat prakteknya selalu sepi dari kunjungan pasien? Apakah dokter gigi akan mendoakan agar ada orang yang sakit gigi dan datang berobat ke tempatnya? Inilah yang disebut ‘paradigma sakit’.
Selengkapnya...

 
Hak cipta copyright © 1997-2018 Dentamedia, isi dapat dikutip dengan menyebutkan sumbernya
© free template by Blogspot tutorial